Senja Kala

Senja Kala

Gunung Krakatau yang hampir tenggelam oleh selat sunda diiringi deburan ombak pantai Utara yang selalu kejar-mengejar menuju bibir pantai dibalut warna jingga kala surya tenggelam ketika lantunan azan magrib berkumandang menusuk telinga, memenuhi langit senja itu. Helaan nafas kami terasa berat melawan rasa jenuh dan kantuk yang dalam, karena beban pekerjaan yang terasa begitu menindih, sudah beberapa route yang tidak mencapai hasil yang diinginkan.  tapi pemandangan dan ritual rasa syukur ketika magrib membuat hati tentram & nyaman.

Lalu mereka pun menuju sebuah kedai kopi, penjaga kedai pun lalu memasak air dan menghidangkan gorengan. Tak lama kemudian sambil meneguk kopi susu dan menghisap tembakau Dia pun mulai mengeksport data yang mereka kerjakan tadi, hasilnya tak terlalu bagus walau memang ada yang mencapai target, sungguh spesifikasi yang terlalu tinggi, kata-kata yang pantas hanya “turtle cant fly” sebuah judul film yang mengisahkan anak-anak korban perang di kamp pengungsian yang bekerja memetik ranjau-ranjau darat di perbatasan Irak-Turki yang selalu menginginkan kebebasan ditengah invasi Amerika terhadap Irak. Tiba-tiba konsentarasinya buyar ketika deringan telpon genggam berbunyi, Dia megambil dalam selipan ranselku, dan ternyata kawan lamanya yang sudah lama tak bertemu dan bersapa, seketika itu pun, kepenatan, kejenuhan dan rasa kantuk pun sirna oleh percakapan tersebut.
(Carita February 2006)

Share
Tags:

About the Author

Saya adalah species homo sapiens, hanyalah mahluk yang berasal dari saripati tanah terdiri dari susunan tulang yang terbungkus oleh daging dan dialiri darah, lalu diberi pikiran dan juga sebuah roh, Saya merupakan sebuah individu yang menjadi pelengkap dalam suatu kelompok dari individu-individu lain, karena pada dasarnya setiap individu bergaya hidup sebagai pemburu, pengumpul, dan nomadenis sehingga individu seperti saya mempunyai kesadaran, emosi, kebudayaan peradaban, dan juga kepercayaan. Disini saya mencoba mendeskripsikan apa yang saya dengar, saya rasakan, saya lihat, dan bahkan saya hirup, untuk dijadikan sebagai perenungan kita bersama sebagai seorang saksi dan sebagai mahluk yang tak sempurna.